Blitar, 1 Agustus 2026 – Puluhan anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMK Islam 1 Blitar mengikuti kegiatan Latihan Pertolongan Pertama (PP) yang diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Al Muhsin SMK Islam 1 Blitar pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini dipandu oleh Lutfi Eka, S.Pd. sebagai instruktur. Selama pelatihan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh rangkaian materi dengan antusias, disiplin, dan penuh semangat. Latihan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan dasar pertolongan pertama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Pertolongan pertama memiliki peran yang sangat penting karena bertujuan untuk:
- Menyelamatkan nyawa, dengan memberikan bantuan secepat mungkin pada keadaan darurat.
- Mencegah kondisi korban semakin memburuk, sehingga risiko kecacatan dapat diminimalkan.
- Memberikan rasa nyaman kepada korban, sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan sebelum mendapat perawatan tenaga kesehatan.
Tindakan pertolongan pertama yang benar dapat menjadi penentu keselamatan seseorang pada saat-saat kritis.
Peralatan Dasar Pertolongan Pertama
Dalam praktik PP, keselamatan penolong menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat dianjurkan.
1. Alat Pelindung Diri (APD)
- Sarung tangan lateks
- Masker penolong
- Kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah memberikan pertolongan
2. Peralatan Medis Sederhana
Beberapa perlengkapan dasar yang biasa tersedia dalam kotak P3K antara lain:
- Kasa steril
- Perban gulung
- Plester
- Gunting perban
- Kapas
- Selimut
Karena darah dan cairan tubuh dapat menjadi media penularan penyakit, penggunaan APD wajib menjadi perhatian setiap penolong.
Latihan Pertolongan Pertama merupakan salah satu kegiatan penting dalam pembinaan anggota PMR SMK Islam 1 Blitar. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga melatih keberanian, kepedulian, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Melalui pelatihan ini diharapkan setiap anggota PMR mampu menjadi pelopor hidup sehat sekaligus siap memberikan bantuan kepada siapa pun yang membutuhkan. Keterampilan pertolongan pertama bukan hanya berguna di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.
Karena pada akhirnya, pertolongan pertama yang dilakukan dengan cepat, tepat, dan aman dapat menjadi langkah awal dalam menyelamatkan nyawa seseorang.
Berikut dokumentasinya









0 Komentar