Blitar – Semangat belajar dan kolaborasi kembali terasa di lingkungan SMK Islam 1 Blitar. Komunitas Belajar IT SMEKISA menggelar kegiatan bertajuk “Industri Mengajar” sebagai upaya meningkatkan kompetensi siswa pada Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) melalui program guru tamu sekaligus penguatan komunitas belajar.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2025, ini digelar di Ruang ICT Kampus 2 SMK Islam 1 Blitar, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII TKJ yang tergabung dalam komunitas belajar IT SMEKISA.
Program Industri Mengajar menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Tidak hanya mengandalkan pembelajaran di dalam kelas, siswa juga didorong untuk belajar mandiri di luar jam sekolah melalui kegiatan komunitas yang mempertemukan mereka dengan praktisi maupun alumni yang telah terjun ke dunia kerja.
Pada kesempatan kali ini, komunitas belajar menghadirkan dua alumni TKJ SMK Islam 1 Blitar, yakni Agus Nuri Fadli dan Diki Arya, yang berbagi pengalaman serta pengetahuan praktis di bidang teknologi informasi dan jaringan komputer.
Kehadiran para alumni tersebut disambut antusias oleh para siswa. Selain memberikan materi teknis, keduanya juga berbagi pengalaman perjalanan karier setelah lulus dari SMK, termasuk tantangan dan peluang yang ada di dunia industri teknologi.
Suasana belajar pun berlangsung hangat dan interaktif. Diskusi, tanya jawab, hingga praktik sederhana menjadi bagian dari kegiatan yang membuat para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan di bidang jaringan komputer dan teknologi informasi.
Melalui kegiatan Industri Mengajar ini, SMK Islam 1 Blitar berharap dapat memperkuat budaya belajar kolaboratif di kalangan siswa. Kehadiran alumni sebagai narasumber juga menjadi bukti bahwa hubungan antara sekolah dan lulusan tetap terjalin erat, sekaligus menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus belajar, berkembang, dan siap menghadapi tantangan dunia industri di masa depan.









0 Komentar