Blitar – Palang Merah Remaja (PMR) SMK Islam 1 Blitar kembali memulai latihan rutin tahun ajaran 2026/2027 dengan memberikan pembekalan materi 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional kepada anggota baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Muhsin SMK Islam 1 Blitar, dan diikuti sekitar 60 siswa kelas X yang telah bergabung sebagai anggota PMR.
Latihan perdana ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter anggota PMR agar tidak hanya memiliki keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga memahami nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan seluruh aktivitas Palang Merah di dunia.
Materi disampaikan oleh Pelatih PMR SMK Islam 1 Blitar, Abdullah Umar, yang menjelaskan sejarah lahirnya 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota PMR.
Dalam penyampaiannya, Abdullah Umar menjelaskan bahwa Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional merupakan organisasi kemanusiaan terbesar di dunia yang memiliki tujuan mencegah dan meringankan penderitaan manusia tanpa membedakan suku, agama, ras, kebangsaan, maupun latar belakang lainnya.
Ia juga menerangkan bahwa ketujuh prinsip dasar tersebut pertama kali dirumuskan oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan secara resmi diproklamasikan pada Konferensi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di Wina, Austria, tahun 1965. Hingga kini, prinsip-prinsip tersebut menjadi pedoman moral bagi seluruh relawan Palang Merah di berbagai negara.
Adapun 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional meliputi:
Kemanusiaan (Humanity), yaitu mengutamakan perlindungan terhadap kehidupan dan martabat manusia serta mengurangi penderitaan tanpa diskriminasi.
Kesamaan (Impartiality), yaitu memberikan pelayanan berdasarkan kebutuhan tanpa membedakan suku, agama, ras, jenis kelamin, maupun status sosial.
Kenetralan (Neutrality), yaitu tidak memihak dalam konflik ataupun perbedaan pandangan politik, agama, maupun ideologi.
Kemandirian (Independence), yaitu tetap menjaga independensi organisasi dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Kesukarelaan (Voluntary Service), yaitu mengabdi secara sukarela tanpa mengharapkan keuntungan.
Kesatuan (Unity), yaitu dalam satu negara hanya terdapat satu Perhimpunan Nasional Palang Merah atau Bulan Sabit Merah yang melayani seluruh wilayah negara tersebut.
Kesemestaan (Universality), yaitu seluruh Perhimpunan Nasional di dunia memiliki kedudukan yang setara dan saling membantu dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Menurut Abdullah Umar, pemahaman terhadap ketujuh prinsip tersebut sangat penting karena menjadi fondasi dalam setiap tindakan seorang relawan PMR.
"Seorang anggota PMR bukan hanya belajar memberikan pertolongan pertama, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang peduli, adil, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghargai sesama tanpa membedakan latar belakang. Nilai-nilai inilah yang harus terus diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti materi. Selain mendapatkan penjelasan mengenai prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah, peserta juga diajak berdiskusi mengenai contoh penerapan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
Melalui latihan rutin ini, PMR SMK Islam 1 Blitar berharap seluruh anggota baru dapat memahami bahwa menjadi relawan bukan sekadar mengenakan seragam atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, melainkan mengemban tanggung jawab moral untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan latihan rutin PMR akan terus dilaksanakan secara berkala dengan berbagai materi, di antaranya Pertolongan Pertama, Kesehatan Remaja, Perawatan Keluarga, Kepalangmerahan, Kesiapsiagaan Bencana, Donor Darah, Kepemimpinan, serta praktik lapangan yang bertujuan membentuk anggota PMR yang tangguh, disiplin, berkarakter, dan siap menjadi pelopor hidup sehat serta relawan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan semangat "Siaga, Peduli, dan Mengabdi untuk Kemanusiaan", PMR SMK Islam 1 Blitar terus berkomitmen mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, kepedulian sosial, dan jiwa kemanusiaan yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.












0 Komentar