Wahana Jumpa Prestasi (WJP) XXXI Jawa Timur 2026: Wadah Penguatan Karakter dan Kompetensi PMR Madya–Wira

 

Wahana Jumpa Prestasi (WJP) XXXI Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi kepalangmerahan bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira se-Jawa Timur. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bertemu, belajar, dan berprestasi bagi generasi muda dalam bidang kemanusiaan di bawah naungan Palang Merah Indonesia.

WJP pertama kali diselenggarakan pada tahun 1991 dan terus berkembang hingga kini. Pada edisi ke-31 ini, peserta tidak hanya diuji pada aspek pertolongan pertama, tetapi juga berbagai kompetensi lain seperti kepemimpinan, kesehatan remaja, sanitasi, kesiapsiagaan bencana, donor darah sukarela, hingga kreativitas seni.

Tujuan Kegiatan

Pelaksanaan WJP XXXI bertujuan untuk:

  • Meningkatkan peran pelajar sebagai generasi muda yang peduli terhadap sesama di lingkungan sekolah dan masyarakat.

  • Mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan sesuai Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Tri Bakti PMR.

  • Menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta semangat persaudaraan antaranggota PMR.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan mental sebagai calon relawan masa depan.

Waktu dan Pelaksanaan

Kegiatan WJP XXXI Jawa Timur 2026 dilaksanakan pada 9 Mei 2026, dengan Technical Meeting pada 4 April 2026. Seluruh rangkaian acara dipusatkan di SMK Negeri 5 Surabaya, dan diikuti oleh PMR Madya serta Wira dari berbagai sekolah di Jawa Timur.

Setiap sekolah diperbolehkan mengirim maksimal satu regu, dengan pembagian peserta sesuai bidang lomba yang diikuti.

Ragam Kegiatan WJP XXXI

WJP XXXI menghadirkan beberapa cabang kegiatan utama, yaitu:

🔹 Travelling 7 Materi Kepalangmerahan

Peserta menyampaikan materi secara bergilir yang meliputi:

  1. Gerakan Kepalangmerahan

  2. Kepemimpinan

  3. Sanitasi dan Kesehatan

  4. Kesehatan Remaja

  5. Kesiapsiagaan Bencana

  6. Donor Darah Sukarela

  7. Pertolongan Pertama

Pada sesi ini, peserta berperan sebagai peer educator dan peer support, menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai media peraga kreatif.

🔹 Simulasi Pertolongan Pertama

Peserta mempraktikkan keterampilan pertolongan pertama dalam skenario kasus, dinilai dari ketepatan tindakan, kerja sama tim, dan kerapian.

🔹 Cerdas Tangkas

Lomba adu pengetahuan kepalangmerahan yang menguji kecepatan dan ketepatan menjawab soal.

🔹 Apresiasi Seni

Ajang ekspresi kreativitas melalui seni pertunjukan yang tetap mengangkat salah satu dari tujuh materi PMR.

🔹 Cipta Tandu

Peserta ditantang membuat tandu darurat dengan waktu terbatas, menilai aspek kekuatan, fungsi, dan kecepatan pengerjaan.

Sistem Penilaian dan Penghargaan

Penilaian mengacu pada tiga aspek utama:

  • Keterampilan (40%)

  • Pengetahuan (30%)

  • Sikap/attitude (30%)

Juara I, II, dan III ditetapkan pada setiap bidang lomba. Selain itu, terdapat Juara Umum yang ditentukan dari akumulasi nilai seluruh kegiatan, dengan bobot terbesar pada Travelling 7 Materi.

Peserta akan memperoleh e-sertifikat, sementara pemenang mendapatkan sertifikat cetak, trofi, serta uang pembinaan. Trofi Juara Umum terdiri atas trofi tetap dan trofi bergilir.

Menumbuhkan Relawan Muda yang Tangguh

Lebih dari sekadar perlombaan, WJP XXXI menjadi sarana pembinaan karakter remaja agar tumbuh sebagai pribadi yang peduli, terampil, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan ini, PMR Madya dan Wira dilatih untuk bekerja sama, berpikir kritis, serta mengamalkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

WJP XXXI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa relawan dan semangat pengabdian yang kuat.



0 Komentar