Pernah terpikir untuk membuat game sendiri seperti Flappy Bird atau Subway Surfers? Dengan Scratch, sekarang kamu bisa membuat game sederhana tanpa harus paham bahasa pemrograman yang rumit! Scratch adalah platform pemrograman visual berbasis blok yang dirancang agar mudah dipelajari, terutama oleh pemula dan anak-anak.
Apa Itu Pemrograman Visual?
Pemrograman visual adalah cara membuat program dengan menyusun blok-blok kode yang terlihat seperti puzzle, bukan mengetik perintah teks. Dengan cara ini, kamu dapat memahami logika pemrograman sambil langsung melihat hasilnya secara interaktif.
Mengenal Lingkungan Scratch
Sebelum mulai membuat game, ada baiknya kamu tahu dulu bagian-bagian utama yang ada di antarmuka Scratch:
🟦 1. Stage (Panggung)
Area ini adalah tempat semua elemen game tampil dan berinteraksi. Di sinilah hasil karya kamu nanti akan dimainkan.
👾 2. Sprites
Sprite adalah objek atau karakter di game. Kamu bisa memilih sprite dari galeri Scratch, menggambar sendiri, atau mengunggah gambar dari perangkatmu.
🧩 3. Blocks Palette
Ini adalah semua blok kode yang bisa digunakan. Blok-blok ini dikelompokkan menurut fungsi seperti gerakan (motion), tampilan (looks), suara (sound), kontrol (control), dan lainnya.
🧠 4. Scripts Area
Di area inilah kamu menyusun blok-blok kode untuk mengendalikan perilaku sprite. Cukup drag & drop dari Blocks Palette ke sini.
👗 5. Costumes
Bagian ini digunakan untuk mengubah tampilan sprite. Kamu bisa punya beberapa costume, sehingga sprite bisa “animasi” saat permainan berjalan.
🔊 6. Sounds
Kamu bisa menambahkan efek suara atau musik supaya game lebih hidup. Sound bisa dipilih dari perpustakaan atau direkam sendiri.
🌆 7. Backdrop Library
Ini adalah perpustakaan latar belakang yang bisa kamu gunakan untuk mengatur stage game.
Dengan semua elemen ini, kamu bisa membuat animasi, game, atau proyek kreatif lainnya dengan mudah dan menyenangkan.
Langkah-Langkah Membuat Game di Scratch
Sekarang kita akan membuat sebuah game sederhana yang terinspirasi dari konsep agar.io — di mana pemain mengendalikan sebuah bola yang berusaha memakan objek lain untuk tumbuh besar sekaligus menghindari musuh:
🎯 1. Siapkan Sprite
Siapkan aset grafis yang akan digunakan di game:
Sprite untuk pemain utama (player)
Sprite makanan
Sprite musuh (misalnya bola pantai)
Latar belakang berupa grid
Sprite tersebut bisa kamu pilih dari galeri Scratch atau buat sendiri sesuai kreativitasmu.
🕹️ 2. Kodekan Sprite Player
Untuk sprite pemain utama (player):
Atur gerakan agar bisa mengikuti arah pointer atau tombol panah.
Tambahkan logika agar jika player menyentuh enemy, permainan berhenti (game over).
Saat player menyentuh makanan, ukuran player akan bertambah.
Dengan kombinasi blok dari motion, control, dan looks, kamu bisa membuat sprite bergerak dan bereaksi sesuai kondisi yang diinginkan.
🍎 3. Kodekan Sprite Makanan
Untuk sprite makanan:
Buat variasi warna dan ukuran makanan.
Buat beberapa salinan makanan yang muncul secara acak di arena.
Ketika makanan disentuh oleh player atau enemy, makanan akan hilang.
Ini bisa dibuat dengan blok control dan motion untuk menciptakan pergerakan atau posisi acak.
🔳 4. Atur Latar dan Efek Dinamis
Agar game terlihat lebih dinamis:
Buat latar belakang mengikuti player sehingga memberi kesan area bermain yang luas.
Ini bisa dilakukan dengan memindahkan latar belakang berdasarkan gerakan player.
Dengan begitu, pengalaman bermain jadi lebih menarik dan tampak seperti bergerak di sebuah arena luas.
Kesimpulan
Membuat game di Scratch adalah cara yang menyenangkan untuk belajar konsep dasar pemrograman tanpa kesulitan sintaks kode. Kamu dapat langsung melihat hasil dari ide-ide kamu dalam bentuk game yang bisa dimainkan dan dibagikan.
Jadi, mulailah dengan membuat game sederhana seperti contoh di atas, lalu lanjutkan dengan projek-projek yang lebih kompleks seiring kemampuanmu berkembang. Selamat berkreativitas! ✨
Daftar Pustaka
Kodingakademi. 2026. https://www.kodingakademi.id/tutorial-cara-membuat-game-di-scratch-untuk-pemula/








0 Komentar