Palang Merah Remaja (PMR) merupakan bagian penting dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, baik di tingkat nasional maupun internasional. PMR dibina oleh Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat kerelawanan sejak dini.
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional berlandaskan tujuh prinsip dasar, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan. Prinsip-prinsip inilah yang menjadi pedoman utama seluruh kegiatan PMR di sekolah maupun di masyarakat.
Apa Itu Palang Merah Remaja (PMR)?
PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang berfokus pada kegiatan kepalangmerahan. Melalui PMR, peserta didik dilatih untuk memiliki sikap peduli, tanggap, bertanggung jawab, serta siap membantu sesama tanpa membedakan latar belakang.
Jenjang PMR
PMR terbagi menjadi tiga jenjang berdasarkan usia dan tingkat pendidikan, yaitu:
1. PMR Mula
Diperuntukkan bagi siswa tingkat sekolah dasar. Fokus pembinaan pada pengenalan nilai kemanusiaan, hidup bersih dan sehat, serta sikap tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari.
2. PMR Madya
Ditujukan bagi siswa sekolah menengah pertama. Pada jenjang ini, anggota PMR mulai dibekali keterampilan dasar kepalangmerahan, seperti pertolongan pertama sederhana, kerja sama tim, dan kepemimpinan dasar.
3. PMR Wira
Diperuntukkan bagi siswa sekolah menengah atas atau kejuruan. PMR Wira berperan lebih aktif dalam kegiatan sosial, kepalangmerahan, kesiapsiagaan bencana, serta menjadi kader relawan muda PMI yang siap terjun ke masyarakat.
Peran PMR di Sekolah dan Masyarakat
Melalui kegiatan PMR, peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga pembentukan karakter. PMR menjadi sarana strategis dalam menumbuhkan jiwa kemanusiaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial, sejalan dengan tujuan pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka.
Gerakan Palang Merah Remaja merupakan investasi karakter bagi generasi muda. Dengan memahami gerakan PMR Mula, Madya, dan Wira, diharapkan peserta didik mampu menjadi pelopor perubahan positif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

0 Komentar