Blitar, 22 Januari 2026 — Jamaah Yasin Tahlil Al-Ikhlas kembali menggelar kegiatan rutin yasinan dan tahlilan pada Kamis malam (22/1/2026) bertempat di Mushola Al-Hikmah, Jl. Seruni 35, Kepanjenkidul, Kota Blitar. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ba’da Isya’ ini berlangsung khidmat dan penuh keberkahan.
Acara tersebut diselenggarakan di kediaman Shohibul Bait, Bapak Irfan Aulia Rahman (Iwa), dengan dihadiri jamaah setempat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.
Dalam tausiah yang disampaikan, KH Sakrip mengangkat tema penting tentang cara memakmurkan masjid. Menurut beliau, terdapat dua cara utama dalam memakmurkan masjid, yaitu secara fisik dan non fisik.
Memakmurkan Masjid Secara Fisik dan Non Fisik
KH Sakrip menjelaskan bahwa memakmurkan masjid secara fisik relatif lebih mudah, misalnya melalui pembangunan masjid, perbaikan sarana dan prasarana, serta urunan atau gotong royong dana untuk mendukung kebutuhan masjid.
Namun, tantangan terbesar justru terletak pada aspek non fisik, yaitu menghidupkan masjid dengan aktivitas ibadah dan kebersamaan jamaah. Hal ini meliputi meramaikan masjid dengan shalat berjamaah, pengajian, yasinan, tahlilan, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.
“Membangun masjid itu mudah, tetapi memakmurkannya dengan kehadiran jamaah, kepedulian, dan kebersihan itulah yang membutuhkan kesadaran dan komitmen bersama,” tutur KH Sakrip dalam tausiahnya.
Susunan Petugas Kegiatan
Kegiatan ini dipandu oleh para petugas dengan pembagian tugas sebagai berikut:
- MC & Pembaca Arwah: Bapak Abd Umar
- Pembaca Yasin: Bapak Abdu Somat
- Tahlil & Doa: Bapak Mislan Somat
- Tausiah: KH Sakrip
Menguatkan Ukhuwah dan Kepedulian Masjid
Melalui kegiatan rutin ini, Jamaah Yasin Tahlil Al-Ikhlas berharap dapat terus menguatkan ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan jamaah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kemakmuran masjid, baik dari sisi pembangunan fisik maupun penguatan aktivitas keagamaan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.





0 Komentar