Blitar, 27 November 2025 — Pengajian rutin Jamaah Yasin Al Ikhlas kembali digelar pada Kamis malam, 27 November 2025, bertempat di kediaman Bapak Purwanto yang berlokasi di Gang Mataraman, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB (ba’da Isya’) ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dalam suasana kebersamaan warga setempat.
Pengajian diawali dengan pembukaan oleh MC sekaligus pembaca arwah, Bapak Muntari Said, yang memimpin jalannya acara dari awal hingga penutup. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin oleh Bapak Khoirussalis (Ruli), disambung dengan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Bapak Abdul Wahid.
Acara inti diisi dengan tausiah oleh Ustadz Agus Irianto. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan secara mendalam tentang makna kalimat la ilaha illallah. Kalimat tauhid tersebut tidak hanya sebagai lafaz, tetapi juga bentuk pengakuan keimanan yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadz Agus menekankan bahwa:
“Kalimat la ilaha illallah bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi pengakuan bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Ini harus diwujudkan dalam amal dan keteguhan hati seorang muslim.”
Para jamaah mengikuti tausiah dengan penuh perhatian, mencerminkan semangat untuk meningkatkan pemahaman agama serta memperkuat ikatan spiritual di antara sesama warga.
Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan sesi pengumuman terkait kas keuangan jamaah. Pengurus menyampaikan laporan perkembangan kas, penggunaan dana, serta rencana kegiatan ke depan. Transparansi dalam pengelolaan keuangan ini menjadi salah satu upaya menjaga kepercayaan dan kebersamaan antarjamaah.
Pengajian rutin Jamaah Yasin Al Ikhlas tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat spiritualitas, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kegiatan yang digelar secara bergiliran di rumah-rumah anggota, suasana kekeluargaan dan kepedulian sosial semakin terjalin erat.
Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah sederhana antarjamaah. Kegiatan rutin ini diharapkan terus berlangsung dan menjadi bagian penting dalam pembinaan spiritual masyarakat setempat.






0 Komentar