Persatuan: Landasan Kebangkitan Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045



Oleh abdumar.com

Kunci sukses dalam perjuangan terletak pada persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai ini menjadi ciri khas Bangsa Indonesia, menggambarkan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai daerah di Nusantara. Meskipun terdapat perbedaan, persatuan tetap menjadi landasan utama dalam kebhinekaan.


Persatuan dan kesatuan, berakar pada nilai agama dan budaya, menjadi dasar negara Pancasila. Pegangan teguh terhadap Pancasila sebagai ideologi mencegah kemunculan terorisme, radikalisme intoleran, dan liberalisme.


Dalam era globalisasi, digitalisasi menjadi kunci untuk menyatukan elemen-elemen dunia. Kemampuan melek teknologi informasi, dari anak-anak hingga orang dewasa, diperlukan. Generasi muda harus memahami bahwa pembangunan bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan keadilan, bukan hanya politis ideologis.


Di era digital, ancaman dan peluang muncul seiring digitalisasi. Bonus demografi Generasi Milenial menuntut adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penggunaan teknologi digital dapat menjadi peluang besar dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi.


Anak muda kreatif memanfaatkan digitalisasi untuk berkarya. Penting menjauhkan dunia digital dari konten negatif guna memastikan kebebasan berkreasi, bersilaturahmi, dan bersatu demi menjaga persatuan.


Ketika mencapai Indonesia Emas 2045, digitalisasi menjadi alat untuk memajukan bangsa. Pemimpin hasil Pilpres 2024 harus memimpin dengan kemampuan navigasi melampaui dinamika internasional, menjaga persatuan dan kesatuan sebagai prioritas.


Pemimpin tersebut perlu membangun konsensus nasional, mendengarkan setiap suara, dan mempertimbangkan kepentingan bersama. Pilpres menjadi momentum krusial untuk menentukan arah Indonesia ke depan.


Calon pemimpin perlu memiliki komitmen menolak intervensi luar negeri, meneruskan program pembangunan, dan menggerakkan semangat menuju Indonesia Emas 2045. Keempat kedaulatan, politik, wilayah, budaya, dan posisi internasional, harus diperkuat oleh sumber daya manusia yang berkualitas.


Pemimpin masa depan harus mampu menciptakan, menjaga, dan memupuk persatuan serta kesatuan bangsa. Hanya dengan begitu, Indonesia dapat bersaing di dunia internasional sebagai negara super power.

0 Komentar