Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Workshop Peningkatan Kompetensi Media Pembelajaran dengan Program Powtoon

Blitar - Wabah Corona Virus Disease atau biasa disebut Covid-19 yang telah melanda seluruh dunia memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan. Melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah telah melarang lembaga pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dan memerintahkan untuk menyelenggarakan pembelajaran secara daring. Sistem pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu alternatif untuk proses pembelajaran yang digunakan di masa pandemi Covid-19. Media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran online salah satunya yakni media pembelajaran Powtoon yang dapat membuat peserta didik tidak bosan dalam pembelajaran karena aplikasi web ini memiliki banyak fitur yang menarik. Penggunaan aplikasi Powtoon yang dapat menjadi solusi media pembelajaran pada masa pandemi Covid-19.

Keterampilan membuat media pengajaran yang menarik dan interaktif wajib dimiliki semua tenaga pengajar, terutama guru Sekolah Dasar Islam (SDI) Kota Blitar. Berlokasi di Aula dan Lab Komputer SMK Islam 1 Blitar, SDI Kota Blitar mengadakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Membuat Media Pembelajaran Berbasis IT (Program Powtoon). Dengan harapan, peningkatan kualitas kinerja guru SDI Kota Blitar dapat berproses lebih baik. Jum'at (12/11/2021).

Pelatihan ini berisi tentang pembuatan bahan pembelajaran dengan media interaktif untuk meningkatkan semangat belajar peserta didik di masa pandemi seperti sekarang. Pada masa pembelajaran daring seperti sekarang, pengembangan metode dan media pembelajaran yang interaktif menjadi sebuah kebutuhan bagi guru. 

Pelatihan ini terlaksana dengan rincian kegiatan satu jam teori dan dua jam praktik pembuatan media pembelajaran. Kali ini, penulis dijadikan narasumber pada pelatihan ini baik secara teori di aula maupun praktek di lab komputer.

Langkah-langkah dalam membuat sebuah metode pembelajaran bermedia interaktif biasanya mengacu pada sebuah produk dan layanan sistem digital berbasis komputer yang menanggapi tindakan interaksi pengguna dengan menghadirkan konten berupa teks, suara, gambar, animasi, atau video. 

Dengan workshop tersebut, para peserta pelatihan, guru SDI Kota Blitar diharapkan mampu mengidentifikasi jenis-jenis lisensi terbuka, mengidentifikasi sumber-sumber media berlisensi terbuka (gambar, audio, dan video), memanfaatkan aplikasi pendukung dalam membuat konten pembelajaran, dan membuat animasi atau video pembelajaran dengan powtoon. 

Penulis pun turut memberikan contoh produk media pembelajaran berupa pptx, pdf dan mp4 yang dibuat dengan powtoon.

Berpose bersama usai workshop


Powtoon merupakan aplikasi web online yang dapat digunakan untuk membuat presentasi dengan fitur animasi yang sangat menarik, diantaranya animasi tulisan tangan, animasi kartun, efek transisi yang jelas dan pengaturan time line yang sangat sederhana.

PowToon merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam Internet marketing. Didirikan pada 24 Oktober 2011 oleh Ilya Spitalnik, Daniel Zaturansky. Saat ini memiliki lokasi kantor pusat di London, Britania Raya. (Powtoon.com, 2021).

PowToon adalah solusi bagi yang ingin membuat video pembelajarannya sendiri secara sederhana dan mudah seperti bercerita kepada siswanya di depan kelas. 

PowToon memiliki template yang premium dan berbayar. Tidak perlu mendownload aplikasi, sehingga tidak memenuhi memori perangkat, cukup online dengan mendaftarkan diri menggunakan akun yang sudah ada seperti Gmail, Facebook, Microsoft office 365, atau linkedln untuk dapat menggunakan aplikasi PowToon pada perangkat baik berupa komputer laptop ataupun HP Android.

Pada PowToon terdapat banyak template musik, contoh video, dukungan suara, yang dapat dibuat tinggal klik pilihan yang di sukai. Kita dapat mengatur Line time video secara sederhana dan merubah posisi tampilan secara sederhana pula.

Berikut tutorial powtoon saat workshop berlangsung, dapat di download disini, Gratizz.

1. Tutorial Powtoon

2.  Powtoon


Posting Komentar

0 Komentar